'R0h Aku g4k Ten4ng, Ud4h M4u Perg1', Pes4n Ter4khir Hanna Kirana Terungk4p, Seol4h T4hu Betu1 Dirinya ak4n Meningg4l, Net1zen B4njir T4ngisan



Pesan Terakhir Hanna Kirana Terungkap, Seolah Tahu Betul Dirinya akan Meninggal, Netizen Banjir Tangisan.


Meninggalnya pesinetron Hanna Kirana meninggalkan duka yang mendalam bagi orang-orang terdekatnya.


Pemeran Zahra di Sinetron Suara Hati Istri diketahui menghembuskan nafas terakhirnya pada Selasa, 2 November 2021, pukul 21.00 WIB.


Hanna Kirana dikabarkan meninggal akibat mengalami gagal jantung.


Sebelumnya, Hanna Kirana menjalani perawatan intensif akibat gagal jantung di RS PMI Bogor.


Sebelum meninggal, Hanna Kirana ternyata sempat menuliskan pesan terakhirnya kepada sang kekasih, Ilyas Bachtiar.


Sang aktris mengungkapkan perasaan cintanya kepada Ilyas Bachtiar lewat direct message Instagram.


Hal itu diungkap oleh Ilyas Bachtiar lewat unggahan Instagram Story pribadinya pada Rabu 3 November 2021.


Terlihat beberapa pesan panjang yang ditulis Hanna Kirana untuk kekasihnya.


Hanna sempat mengeluhkan penyakit yang sedang ia derita.


Ia bahkan sudah membicarakan tentang kematian.


"Sayang,


Yas aku ga tau harus bilang apa, mungkin kamu kesel dengernya,


Aku udah ga kuat yas, kalaupun aku mati, aku mati tenang,


Ini sakit nyerang aku banget,


Roh aku udah ga tenang di badan ini, dia udah mau pergi.


Kalau aku panjang umur, aku bersyukur banget,


Kalau aku pendek (umur), aku mau bilang, Yas, kamu itu cowok aku, dunia aku, nafas aku, nadi darah semua pengen ada di diri kamu, aku masukin kamu di dunia aku," tulis Hanna Kirana.



Kekasih Hanna Kirana, Ilyas Bachtiar, mengungkapkan isi chat terakhir kekasihnya.Instagram | @ilyasbachtiar10

Kekasih Hanna Kirana, Ilyas Bachtiar, mengungkapkan isi chat terakhir kekasihnya.


Pemain sinetron Suara Hati Istri itu rupanya sangat menyayangi Ilyas Bachtiar.


Ia juga menjadikan sang aktor sebagai cinta terakhirnya.


"Sumpah aku tuh gimana harus ngomongnya,



Aku sayang sama kamu banget,


Sumpah kayak sayang sama anak padahal kamu orang lain,


Aku ga pernah kayak gini demi Allah, demi Rasulullah, aku cinta sayang sama kamu," lanjutnya.


Hanna mengaku, menuliskan pesan tersebut saat sedang kesakitan melawan penyakitnya.


Ia seolah telah merasakan hidupnya sudah tidak akan lama lagi.


Oleh sebab itu, Hanna berpesan kepada Ilyas agar dapat menemukan wanita yang lebih baik.


Hanna juga menyesal lantaran telah menyakiti kekasihnya semasa ia hidup.


"Kalau aku ga ada, (kamu) ga boleh jauh sama mbak Novi, mas Agung, dia baik Yas,


Kamu ga boleh dapet cewek yang ga baik,


Kamu ga boleh sedih,


Kamu ga boleh ngeluarin air mata kamu demi cewe selain aku,


Aku nyesel demi Allah harus sia-siain sering berantem sama kamu, bikin kamu sedih nangis, aku ga mau lakuin itu lagi,


Kamu udah kayak barang berharga buat hati aku selamanya, Yas," tutur Hanna.


Lebih lanjut, Hanna ternyata sempat berharap untuk menikah dengan Ilyas Bachtiar.


Namun, takdir berkata lain.


Hanna berjanji akan selalu ada di sisi Ilyas Bachtiar meski telah tiada nantinya.


Dalam percakapannya dengan Ilyas Bachtiar, Hanna Kirana mengeluhkan sudah tak kuat lagi untuk hidup.instagram/ilyasbachtiar10

Dalam percakapannya dengan Ilyas Bachtiar, Hanna Kirana mengeluhkan sudah tak kuat lagi untuk hidup.


"Intinya, di mana pun kamu pergi, kalau udah ga ada aku, kamu harus tau, aku pasti ikutin kamu, dan kamu harus panggil, Hana Hana Hana, di hati kamu dan aku pasti di sisi kamu, lindungin kamu dari dunia yang jahat ini.


Ilyas, kamu kesayangan aku, my bubu forever.


Padahal harapan aku tuh nikah sama kamu, punya anak kamu, aku sayang banget pasti kita bangun surga sama-sama.


Aku udah gak kuat" pungkasnya.

Saat mengunggah bukti chat tersebut, Ilyas rupanya sempat tak percaya jika itu adalah pesan terakhir dari Hanna Kirana.


Namun, ia berterima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Hanna Kirana

Belum ada Komentar untuk "'R0h Aku g4k Ten4ng, Ud4h M4u Perg1', Pes4n Ter4khir Hanna Kirana Terungk4p, Seol4h T4hu Betu1 Dirinya ak4n Meningg4l, Net1zen B4njir T4ngisan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel